Trump dan Carney Bahas Hubungan AS-Kanada di Tengah Ketegangan Tarif
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan bahwa pembicaraannya dengan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, pada Jumat (28/3) berlangsung konstruktif. Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump menyebut bahwa mereka mencapai banyak kesepahaman dan sepakat untuk bertemu setelah pemilu Kanada guna membahas berbagai isu penting terkait politik dan ekonomi. Ia menambahkan bahwa diskusi tersebut diharapkan membawa manfaat besar bagi kedua negara.
Sementara itu, kebijakan tarif otomotif yang baru-baru ini diumumkan Trump telah menjadi sumber ketegangan antara Amerika Serikat dan Kanada. Pada Rabu (26/3), Trump mengumumkan rencana untuk menerapkan tarif 25 persen terhadap mobil dan suku cadang otomotif impor. Kebijakan ini dijadwalkan mulai berlaku pada 2 April untuk kendaraan, dengan suku cadang menyusul pada Mei. Namun, ia juga menyatakan bahwa tarif awal dapat dimulai dari 2,5 persen sebelum meningkat lebih lanjut.
Menanggapi ancaman tarif ini, Carney mengambil langkah serius dengan menangguhkan kampanye politiknya pada Kamis (27/3) demi menggelar pertemuan darurat bersama kabinetnya. Langkah ini bertujuan untuk menyusun strategi tanggapan terhadap kebijakan perdagangan Trump yang berpotensi memberikan dampak signifikan bagi industri otomotif Kanada. Trump pun telah memperingatkan bahwa jika Kanada dan Uni Eropa merespons dengan kebijakan balasan, AS akan meningkatkan tarif lebih lanjut sebagai langkah perlindungan ekonomi domestiknya.
Ketidakpastian mengenai kebijakan perdagangan ini terus membayangi hubungan ekonomi antara kedua negara. Dengan tarif yang dijadwalkan mulai berlaku dalam waktu dekat, pertemuan antara Trump dan Carney di masa mendatang kemungkinan akan menjadi titik krusial dalam menentukan arah kebijakan perdagangan Amerika Serikat dan Kanada ke depan.